Dalam memahami arsitektur proses bisnis UNPAD, pertama-tama akan ditentukan value chain yang akan diidentifikasi sebagai target dari proses bisnis UNPAD dalam meningkatkan nilai mutu layanan kepada mahasiswa sebagai pelanggan layanan pendidikan UNPAD.
Pelayanan administrasi keuangan dianggap penting dalam proses berjalannya kegiatan pelayanan pendidikan kepada mahasiswa, dikarenakan dana yang dikelola oleh UNPAD merupakan modal untuk operasional pelaksanaan pendidikan dan pengajaran dalam memberikan layanan pendidikan yang memiliki nilai tambah. Dana operasional pendidikan dan pengajaran diperoleh dari dana masyarakat yaitu mahasiswa dan dana dari Negara atau pemerintah.
Oleh sebab alasan di atas maka value chain yang akan diidentifikasikan sebagai awal dari pendefinisian arsitektur proses bisnis Universitas Padjadjaran akan memfokuskan pada value chain yang lebih spesifik pada pelayanan keuangan value chain.
Proses yang berperan dalam value chain pelayanan keuangan ada tiga proses inti yaitu, penyusunan anggaran, penerimaan dana, dan pembiayaan pendidikan dan pengajaran. Tiga proses ini berhubungan dengan mahasiswa dan KPPN (Bendahara Negara) sebagai pemberi modal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Organization Diagram dari value chain Pelayanan Keuangan UNPAD dapat dilihat di gambar 3.
Gambar 3 Organization Diagram Value Chain Pelayanan Keuangan UNPAD
Pelayanan Keuangan di Universitas Padjadjaran yang digambarkan pada gambar 3 diatas menggambarkan value chain Pelayanan Keuangan yang dibagi menjadi tiga proses inti yaitu Penyusunan Anggaran UNPAD, Penerimaan Dana, dan Pembiayaan Pendidikan dan Pengajaran.
Selain dari tiga proses inti di atas, terdapat pula beberapa subproses-subproses lainnya yang akan dibagi menjadi beberapa level proses, digambarkan pada gambar 4 di bawah.
Gambar 4 Horizontal Decomposition Value Chain Pelayanan Keuangan UNPAD


No comments:
Post a Comment